World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00
Kembali ke berita
Tenis

Wimbledon 2026 memadukan kembalinya para legenda dan para penantang yang belum pasti

Serena dan Venus Williams, Andy Murray, serta Novak Đoković menjadi bagian dari kisah Wimbledon 2026, sementara Jannik Sinner, Aryna Sabalenka, dan para pemain Britania datang dengan banyak pertanyaan soal performa, kebugaran, dan peluang.

Wimbledon 2026 memadukan kembalinya para legenda dan para penantang yang belum pasti
Kredit gambar: bbc.co.uk

Wimbledon 2026 akan menampilkan perpaduan yang mencolok antara ikon yang kembali dan bintang-bintang masa kini: Serena Williams hadir lagi di nomor tunggal dan ganda bersama Venus, Andy Murray bergabung dengan tim pelatih Jack Draper, dan Novak Đoković kembali mengejar gelar Grand Slam ke-25. Turnamen ini juga datang dengan Jannik Sinner sebagai juara bertahan nomor putra dan Aryna Sabalenka yang berusaha bangkit setelah kekecewaan di Roland Garros.

Kehadiran kakak-beradik Williams memberi turnamen ini cerita besar soal warisan, dengan Serena kembali setelah empat tahun absen dan Venus menambah babak baru dalam sejarah panjangnya di All England Club. Peran Murray berbeda, tetapi tetap menonjol, karena ia kembali ke Wimbledon sebagai bagian dari tim pendukung Draper, bukan sebagai pemain.

Bagi sektor Britania, gambarnya tampak rumit. Draper menunjukkan tanda-tanda menjanjikan dengan mencapai semifinal Eastbourne saat kembali bermain, tetapi gangguan cedera yang ia alami belakangan ini membuat pertandingan best-of-five menjadi ujian yang berat. Cameron Norrie adalah satu-satunya unggulan Britania di nomor putra, sementara Emma Raducanu mundur sebelum turnamen karena fraktur stres di tulang kaki kanan bawahnya.

Peta persaingan gelar secara global juga belum benar-benar stabil. Sinner disebut sebagai favorit di nomor putra, apalagi Carlos Alcaraz absen, tetapi ia belum tampil dalam pertandingan kompetitif sejak tersingkir di French Open. Di sektor putri, Sabalenka tetap menjadi peringkat satu dunia, sementara Elena Rybakina, Iga Swiatek, Amanda Anisimova, dan Mirra Andreeva termasuk nama-nama yang menambah kedalaman undian yang masih bisa menghadirkan kejutan di lapangan rumput.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Minggu pertama Wimbledon diperkirakan dibuka lebih kering setelah gelombang panas Juni
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Zizou Bergs raih gelar ATP pertama lewat comeback di Eastbourne
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Wimbledon 2016: Akhir pekan lima trofi Britania yang mengubah era tenis
    Redaksi1 mnt
    Berita
    BBC Sport menghadirkan kuis kepribadian pemain Wimbledon untuk penggemar
    Redaksi1 mnt