World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00
Kembali ke berita
Sepak Bola

Kemenangan atas Jerman mengubah tekanan pada Beccacece menjadi momentum Piala Dunia untuk Ekuador

Ekuador mengalahkan Jerman 2-1 di New Jersey untuk melaju ke fase gugur Piala Dunia, sekaligus meredakan tekanan langsung pada pelatih kepala Sebastian Beccacece setelah awal turnamen yang sulit.

Kemenangan atas Jerman mengubah tekanan pada Beccacece menjadi momentum Piala Dunia untuk Ekuador
Kredit gambar: bbc.co.uk

Ekuador sudah lolos ke 32 besar Piala Dunia setelah menang 2-1 atas Jerman di New Jersey, hasil yang dalam semalam mengubah posisi Sebastian Beccacece dari rapuh menjadi lebih aman. Sang pelatih sebelumnya sudah memberi isyarat bahwa kegagalan lolos bisa membuatnya hengkang dari jabatan itu.

Kemenangan tersebut datang setelah fase grup yang menegangkan, termasuk kekalahan pada menit akhir dari Ivory Coast dan hasil imbang tanpa gol melawan Curacao, yang makin memicu frustrasi terhadap tim. Laporan BBC juga menyebut adanya kabar yang belum terkonfirmasi tentang adu mulut antara anggota keluarga Beccacece dan para pendukung seusai hasil imbang itu, sehingga detail tersebut perlu diperlakukan hati-hati.

Periode Beccacece bersama Ekuador secara umum terkesan naik-turun dalam persepsi, tetapi kuat dalam hasil: setelah memulai dengan kekalahan melawan Brasil, timnya tak terkalahkan dalam 11 laga selama kualifikasi dan finis di posisi kedua Amerika Selatan. Awal yang tersendat di Piala Dunia terasa lebih tajam karenanya, tetapi kemenangan atas Jerman memulihkan keyakinan bahwa Ekuador bisa menjadi lawan yang serius di fase gugur.

Ini baru kedua kalinya Ekuador melaju melewati fase grup Piala Dunia, setelah sebelumnya pada 2006. Dengan pemain seperti Willian Pacho, Piero Hincapié, Moisés Caicedo, dan Enner Valencia menjadi tulang punggung, pertanyaan berikutnya adalah apakah grup ini kini bisa memberikan laju terbaik bagi negara mereka di Piala Dunia.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Afrika Selatan dan Kanada tercantum untuk Babak 32 Besar Piala Dunia di SoFi Stadium
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Canada menundukkan Afrika Selatan lewat gol akhir Eustaquio untuk melaju ke 16 besar Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Duel 32 besar Maroko-Nederland membawa sejarah Piala Dunia dan makna diaspora
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Kanada ukir sejarah saat gol telat Eustáquio membawa mereka ke 16 besar
    Redaksi1 mnt