LANGSUNGWorld CupSouth Africa 00 Canada45+4'World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00Super LeagueDalian Zhixing 14 Shanghai ShenhuaFTLANGSUNGWorld CupSouth Africa 00 Canada45+4'World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00Super LeagueDalian Zhixing 14 Shanghai ShenhuaFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Sikap Doku soal kelahiran anak membawa fokus sepak bola ke cuti keluarga

Jeremy Doku ingin hadir saat kelahiran anak pertamanya, meski itu berarti meninggalkan kamp Piala Dunia Belgia. Reaksi atas kritik terhadap sikap itu kembali membuka perdebatan tentang bagaimana sepak bola memperlakukan pemain sebagai orang tua.

Sikap Doku soal kelahiran anak membawa fokus sepak bola ke cuti keluarga
Kredit gambar: bbc.com

Jeremy Doku mengatakan ia ingin meninggalkan tugas bersama Belgia untuk menghadiri kelahiran anak pertamanya jika waktunya bertabrakan dengan Piala Dunia. Winger Manchester City itu mendapat dukungan dari berbagai kalangan di sepak bola setelah kritik yang disiarkan televisi terhadap keinginannya memicu permintaan maaf dari L’Equipe dan presenter France Pierron.

Situasi keluarga Doku bisa beririsan dengan fase akhir turnamen Belgia. Ia tampil saat Belgia bermain imbang melawan Mesir dan absen pada laga melawan Iran karena sakit, sementara pasangannya diperkirakan melahirkan pada pekan kedua Juli.

Respons terhadap kasus ini menyoroti kesenjangan yang lebih luas dalam struktur sepak bola. Aturan FIFA mencantumkan cuti melahirkan yang jelas bagi pemain putri, tetapi di sepak bola putra tidak ada ketentuan khusus yang setara soal cuti ayah, sehingga keputusan dibiarkan bergantung pada pemain, federasi, dan klub dari kasus ke kasus.

Dukungan untuk Doku dari sosok seperti Ollie Watkins, Professional Footballers’ Association, dan Fatherhood Institute menunjukkan adanya pergeseran pandangan yang lebih luas. Perdebatan ini kini bukan sekadar soal kesiapan tampil dalam pertandingan, melainkan apakah olahraga elite bisa memberi ruang bagi momen keluarga yang besar tanpa menganggapnya sebagai gangguan.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Tekanan Kolombia mewarnai laporan langsung Piala Dunia atas Portugal
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Chelsea pertimbangkan kepindahan Xhaka saat pengaruh Alonso meningkat
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Perebutan fase grup Piala Dunia berlanjut di hari terakhir dengan kisah Ronaldo dan Messi
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Gambaran babak 32 besar Piala Dunia: Argentina memimpin deretan kandidat yang beragam
    Redaksi1 mnt