World CupSouth Africa -- Canada19:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00Super LeagueDalian Zhixing 14 Shanghai ShenhuaFTWorld CupSouth Africa -- Canada19:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00Super LeagueDalian Zhixing 14 Shanghai ShenhuaFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

DR Kongo menantang Inggris setelah terobosan bersejarah di Piala Dunia

DR Kongo untuk pertama kalinya mencapai fase gugur Piala Dunia dan akan menghadapi Inggris di babak 32 besar, dengan fondasi perkembangan defensif di bawah Sebastien Desabre serta ancaman serangan balik dari Yoane Wissa dan Cedric Bakambu.

DR Kongo menantang Inggris setelah terobosan bersejarah di Piala Dunia
Kredit gambar: bbc.co.uk

Inggris akan menghadapi DR Kongo di babak 32 besar Piala Dunia setelah tim asal Afrika Tengah itu lolos dari fase grup sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Ini menjadi pertama kalinya DR Kongo tampil di fase gugur turnamen ini.

Jalan mereka di fase grup dibangun lewat ketangguhan: imbang 1-1 dengan Portugal, kalah tipis 1-0 dari Colombia, lalu menang 3-1 atas Uzbekistan. Di bawah pelatih kepala Sebastien Desabre, DR Kongo menjadi lebih sulit ditembus, dengan sumber BBC mencatat 29 clean sheet dalam 57 pertandingan selama masa kerjanya.

Gambaran taktisnya fleksibel, bukan kaku. DR Kongo sempat memakai bentuk bek lima pada awal turnamen sebelum beralih ke 4-4-2 saat melawan Uzbekistan, sementara ancaman serangan mereka diperkirakan datang dari transisi cepat dan lari di belakang garis pertahanan, terutama melalui Yoane Wissa dan Cedric Bakambu.

Ada pula cerita sepak bola yang lebih luas di balik tim ini. Satu-satunya penampilan DR Kongo sebelumnya di Piala Dunia terjadi pada 1974, ketika mereka masih bernama Zaire dan kalah dalam seluruh tiga pertandingan grup, termasuk kekalahan 9-0 dari Yugoslavia. Lebih dari lima dekade kemudian, tim Desabre datang ke duel gugur melawan Inggris dengan narasi yang sangat berbeda.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Tekanan Kolombia mewarnai laporan langsung Piala Dunia atas Portugal
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Chelsea pertimbangkan kepindahan Xhaka saat pengaruh Alonso meningkat
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Perebutan fase grup Piala Dunia berlanjut di hari terakhir dengan kisah Ronaldo dan Messi
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Gambaran babak 32 besar Piala Dunia: Argentina memimpin deretan kandidat yang beragam
    Redaksi1 mnt