World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00
Kembali ke berita
Sepak Bola

Martinez membela beban kerja Ronaldo setelah Portugal finis kedua di Grup K

Roberto Martinez membela keputusan mempertahankan Cristiano Ronaldo di lapangan selama seluruh menit fase grup Portugal setelah hasil imbang 0-0 melawan Kolombia membuat Portugal finis kedua di Grup K.

Martinez membela beban kerja Ronaldo setelah Portugal finis kedua di Grup K
Kredit gambar: espn.com

Roberto Martinez mengatakan Cristiano Ronaldo tidak perlu diistirahatkan pada laga grup terakhir Portugal, meski pemain berusia 41 tahun itu kembali menuntaskan pertandingan penuh dalam hasil imbang 0-0 melawan Kolombia. Ronaldo kini sudah bermain selama seluruh 270 menit dalam perjalanan Portugal di Grup K.

Hasil imbang itu cukup bagi Kolombia untuk merebut posisi puncak grup, sementara Portugal melaju sebagai runner-up dan dijadwalkan menghadapi Kroasia pada laga babak 32 besar di Toronto, Kamis. Martinez menilai situasi Ronaldo harus dilihat berdasarkan kebutuhan dan data Portugal sendiri, bukan dibandingkan dengan bagaimana Argentina atau Norwegia mengelola Lionel Messi dan Erling Haaland.

Sang pelatih juga menekankan pengelolaan skuad secara menyeluruh, dengan menyebut Portugal telah memakai 21 pemain non-kiper dan memantau data pertandingan serta latihan sebelum mengambil keputusan pergantian. Ia menyinggung pembagian menit bermain untuk João Neves, Rúben Neves, Diogo Dalot, dan João Cancelo, sambil mengakui bahwa ada sejumlah pemain yang belum mencapai kondisi fisik penuh.

Jalan Portugal kini bisa tampak lebih berat setelah gagal menjadi juara grup, dengan kemungkinan bertemu Spanyol di babak berikutnya disebut sebagai konsekuensi dari bagan turnamen. Bagi Martinez, pesan utamanya adalah lolos lebih dulu menjadi target awal, lalu Portugal harus meningkatkan kontrol dan penguasaan bola saat fase gugur dimulai.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Afrika Selatan dan Kanada tercantum untuk Babak 32 Besar Piala Dunia di SoFi Stadium
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Canada menundukkan Afrika Selatan lewat gol akhir Eustaquio untuk melaju ke 16 besar Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Duel 32 besar Maroko-Nederland membawa sejarah Piala Dunia dan makna diaspora
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Kanada ukir sejarah saat gol telat Eustáquio membawa mereka ke 16 besar
    Redaksi1 mnt