World CupSouth Africa -- Canada19:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00Super LeagueDalian Zhixing 14 Shanghai ShenhuaFTWorld CupSouth Africa -- Canada19:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00Super LeagueDalian Zhixing 14 Shanghai ShenhuaFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Kekalahan USMNT dari Türkiye membuat Pochettino punya pertanyaan soal kedalaman skuad jelang fase gugur

Amerika Serikat kalah 3-2 dari Türkiye lewat gol penentu Kaan Ayhan di masa tambahan waktu, dalam laga dengan banyak rotasi yang memberi Mauricio Pochettino menit bermain bagi cadangan sekaligus kekhawatiran tentang kedalaman lini belakang.

Kekalahan USMNT dari Türkiye membuat Pochettino punya pertanyaan soal kedalaman skuad jelang fase gugur
Kredit gambar: espn.com

Amerika Serikat kalah 3-2 dari Türkiye di SoFi Stadium setelah Kaan Ayhan mencetak gol pada menit kedelapan masa tambahan waktu. Hasil itu tidak mengubah posisi AS di grup, tetapi memberi Mauricio Pochettino pengingat tajam tentang risiko dari rotasi besar-besaran.

Pochettino mengubah banyak bagian dari susunan pemainnya karena AS sudah memastikan posisi puncak grup dan beberapa pemain inti berada dalam ancaman akumulasi kartu kuning. Auston Trusty membawa Amerika unggul pada menit kedua dari sepak pojok Sebastian Berhalter, tetapi Türkiye membalas lewat Arda Güler dan Orkun Kökçü sebelum turun minum.

Berhalter kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-49, dan masuknya Christian Pulisic pada menit ke-58 membantu serangan AS terlihat lebih padu. Pulisic juga sempat menghantam tiang, meski Türkiye tetap menemukan gol kemenangan di akhir laga setelah rangkaian serangan yang melibatkan Güler.

Bagi AS, laga ini memberi menit bermain berharga kepada pemain di luar kelompok utama, tetapi juga memperlihatkan persoalan dalam organisasi bertahan dan fokus pada menit-menit akhir. Menjelang fase gugur, pertanyaan utamanya adalah apakah ini peringatan yang berguna atau tanda bahwa margin kesalahan skuad ini lebih tipis dari yang diharapkan.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Tekanan Kolombia mewarnai laporan langsung Piala Dunia atas Portugal
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Chelsea pertimbangkan kepindahan Xhaka saat pengaruh Alonso meningkat
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Perebutan fase grup Piala Dunia berlanjut di hari terakhir dengan kisah Ronaldo dan Messi
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Gambaran babak 32 besar Piala Dunia: Argentina memimpin deretan kandidat yang beragam
    Redaksi1 mnt