LANGSUNGWorld CupBrazil 21 Japan90+10'World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00LANGSUNGWorld CupBrazil 21 Japan90+10'World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00
Kembali ke berita
Sepak Bola

Ancelotti menjaga fokus Brasil saat tantangan Jepang mendekat

Carlo Ancelotti mengatakan Brasil akan menghindari permainan psikologis jelang duel babak 32 besar Piala Dunia melawan Jepang yang belum terkalahkan, sementara Neymar disebut berpeluang mendapat peran lebih besar setelah kembali tampil melawan Skotlandia.

Ancelotti menjaga fokus Brasil saat tantangan Jepang mendekat
Kredit gambar: espn.com

Carlo Ancelotti menegaskan Brasil akan fokus pada persiapan, bukan saling sindir, menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia melawan Jepang. Pertemuan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama tak terkalahkan di fase grup dalam salah satu duel gugur awal yang terlihat paling seimbang.

Brasil melaju ke tahap ini sebagai juara Grup C setelah bermain imbang dengan Maroko, lalu mengalahkan Haiti dan Skotlandia dengan skor 3-0. Jepang finis kedua di Grup F setelah imbang dengan Belanda dan Swedia, diapit kemenangan 4-0 atas Tunisia.

Performa Jepang membuat laga ini semakin menarik. Mereka dilaporkan belum kalah dalam 10 pertandingan sejak tumbang 0-2 dari Amerika Serikat pada September, dengan rentang itu termasuk kemenangan atas Inggris di Wembley dan Brasil di Tokyo. Ucapan penyerang Jepang Kento Shiogai tentang status Brasil tampaknya menambah tensi jelang laga, tetapi Ancelotti memilih tidak membalas dengan nada serupa.

Brasil juga mendapat dorongan dengan kembalinya Neymar saat melawan Skotlandia, yang menjadi penampilan pertamanya untuk tim nasional setelah lebih dari tiga tahun. Ancelotti mengatakan Neymar terus berkembang dan bisa bermain lebih lama dari 15 menit yang ia jalani di laga itu, meski perannya tetap bergantung pada jalannya pertandingan.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Mengapa Matheus Cunha menjadi pusat Brasil asuhan Ancelotti
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Giroud: Kepemimpinan Van Dijk tetap jadi kunci harapan Belanda di Piala Dunia
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Hong Myung-Bo mundur setelah Korea Selatan tersingkir dari Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Gol telat Kanada mengubah kemenangan knockout pertama menjadi momen bersejarah
    Redaksi1 mnt