LANGSUNGWorld CupBrazil 00 Japan8'World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00LANGSUNGWorld CupBrazil 00 Japan8'World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00
Kembali ke berita
Sepak Bola

Gol telat Kanada mengubah kemenangan knockout pertama menjadi momen bersejarah

Kanada mengalahkan Afrika Selatan 1-0 lewat gol voli Stephen Eustáquio pada menit ke-92, meraih kemenangan knockout pertama mereka di Piala Dunia FIFA dan lolos ke babak 16 besar.

Gol telat Kanada mengubah kemenangan knockout pertama menjadi momen bersejarah
Kredit gambar: espn.com

Kanada melaju ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA setelah menang 1-0 atas Afrika Selatan, ditentukan oleh voli Stephen Eustáquio pada menit ke-92. Hasil itu memberi Kanada kemenangan pertama mereka dalam laga knockout Piala Dunia.

Pertandingan ini digelar di SoFi Stadium, kawasan Los Angeles, bukan di Vancouver, setelah Kanada finis di posisi kedua Grup B usai kalah 1-2 dari Swiss. Meski bermain jauh dari kandang, kehadiran lebih dari 69.000 penonton tetap diwarnai dukungan Kanada yang terlihat jelas, menambah kuatnya suasana pertandingan.

Jesse Marsch menilai kemenangan ini lebih dari sekadar hasil akhir, sambil memuji para pemain dan menegaskan arti momen tersebut bagi sepak bola Kanada. Ucapannya menunjukkan kebanggaan terhadap skuad sekaligus bobot emosional saat ia memimpin Kanada melewati langkah historis dalam turnamen ini.

Hadiah untuk Kanada adalah laga babak 16 besar melawan pemenang pertandingan Belanda vs Maroko. Marsch menyebut tantangan berikutnya sebagai kesempatan untuk menguji Kanada melawan kekuatan besar sepak bola, sementara gol telat Eustáquio memastikan tim ini sudah mengubah kisah Piala Dunia mereka.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Mengapa Matheus Cunha menjadi pusat Brasil asuhan Ancelotti
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Giroud: Kepemimpinan Van Dijk tetap jadi kunci harapan Belanda di Piala Dunia
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Hong Myung-Bo mundur setelah Korea Selatan tersingkir dari Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Haaland, bukan Messi, tampak sebagai ketergantungan tim nasional yang paling jelas
    Redaksi2 mnt