World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00
Kembali ke berita
Sepak Bola

Haaland, bukan Messi, tampak sebagai ketergantungan tim nasional yang paling jelas

Data ESPN sejak 2022 menunjukkan Norwegia lebih bergantung pada Erling Haaland dibandingkan tim-tim kandidat Piala Dunia lain pada penyerang andalan mereka, meski Lionel Messi dan beberapa nama besar lain tampil tajam di turnamen ini.

Haaland, bukan Messi, tampak sebagai ketergantungan tim nasional yang paling jelas
Kredit gambar: espn.com

Erling Haaland tampak menjadi ketergantungan paling kuat pada satu pemain di antara tim-tim yang dinilai, dengan Norwegia menang 69% dari laga saat ia bermain sejak 2022 dan hanya 25% saat ia absen. Dalam rentang itu, ia mencetak 38 gol dan menyumbang 40% gol Norwegia, porsi tertinggi dalam perbandingan yang diberikan.

Temuan itu terasa menonjol karena Lionel Messi sejauh ini menjadi pencetak gol paling menonjol di Piala Dunia 2026, dengan enam dari delapan gol Argentina dan catatan mencetak gol dalam tujuh laga beruntun di Piala Dunia. Namun, rekor Argentina yang lebih luas sejak 2022 tetap seimbang: 83% kemenangan saat Messi bermain dan 83% saat dia tidak bermain, menurut angka ESPN Global Sports Research yang dikutip dalam sumber.

Harry Kane juga muncul sebagai kasus ketergantungan yang besar. Persentase kemenangan Inggris naik dari 29% tanpa dia menjadi 76% saat dia bermain, sementara ia telah menyumbang 29 gol sejak 2022 dan mencakup 32% gol Inggris dalam periode itu. Dampak Kylian Mbappé juga jelas bagi Prancis, yang persentase kemenangannya 71% saat dia bermain dan 50% saat dia tidak bermain, meski kedalaman serangan Prancis membuat struktur tim tidak terasa bergantung pada satu orang saja.

Cristiano Ronaldo, Vinícius Júnior, dan Lamine Yamal menunjukkan profil yang lebih rumit. Angka Portugal sedikit lebih baik saat Ronaldo bermain, Brasil lebih produktif dalam mencetak gol dan menciptakan peluang saat Vinícius tampil meski persentase kemenangannya lebih rendah ketika ia bermain, dan Spanyol tetap sangat efektif baik dengan maupun tanpa Yamal. Bagi editor, pertanyaan yang lebih besar adalah apakah ketergantungan harus diukur lewat porsi gol, persentase kemenangan, penciptaan peluang, atau bagaimana sebuah tim bermain saat bintang utamanya absen.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Mengapa Matheus Cunha menjadi pusat Brasil asuhan Ancelotti
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Giroud: Kepemimpinan Van Dijk tetap jadi kunci harapan Belanda di Piala Dunia
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Hong Myung-Bo mundur setelah Korea Selatan tersingkir dari Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Gol telat Kanada mengubah kemenangan knockout pertama menjadi momen bersejarah
    Redaksi1 mnt