World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupGermany -- Paraguay20:30World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00
Kembali ke berita
Sepak Bola

Tuchel minta sabar dengan Saka saat Inggris menimbang rotasi lawan Panama

Thomas Tuchel menegaskan Bukayo Saka penting bagi kampanye Piala Dunia Inggris, tetapi tidak boleh dianggap sebagai satu-satunya jawaban atas masalah gol setelah hasil imbang melawan Ghana.

Tuchel minta sabar dengan Saka saat Inggris menimbang rotasi lawan Panama
Kredit gambar: skysports.com

Thomas Tuchel menegaskan bahwa kembalinya Bukayo Saka sangat berharga bagi Inggris, tetapi bukan solusi cepat untuk persoalan serangan mereka. Saka sejauh ini selalu dimainkan dari bangku cadangan dalam dua laga grup pertama sambil memulihkan diri dari masalah Achilles jangka panjang.

Pemain sayap Arsenal itu memberi assist untuk Marcus Rashford saat melawan Kroasia, lalu masuk pada setengah jam terakhir saat imbang tanpa gol dengan Ghana tanpa mengubah skor. Tuchel memberi isyarat bahwa Saka bisa lebih siap untuk menjadi starter melawan Panama jika pemulihannya terus berjalan ke arah yang benar, sambil menegaskan bahwa beban mencetak gol Inggris tidak boleh dibebankan pada satu pemain saja.

Inggris tetap berada di puncak Grup L di atas Ghana berdasarkan selisih gol, dengan kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin. Situasi itu membuat putaran terakhir menjadi sensitif: jika Inggris dan Ghana sama-sama menang, urutan grup bisa ditentukan oleh siapa yang mencetak gol lebih banyak di laga terakhir. Tuchel masih memperkirakan akan melakukan rotasi, tetapi ia memberi sinyal perubahan itu mungkin lebih terukur daripada perombakan penuh.

Ada juga pertanyaan soal pilihan pemain di lini belakang. Tuchel memuji Marc Guehi dan Ezri Konsa setelah laga melawan Ghana, yang bisa membuat John Stones harus bekerja lebih keras untuk merebut kembali tempat starter. Sementara itu, Ghana tidak puas karena tidak mendapat penalti setelah tantangan Konsa terhadap Prince Kwabena Adu, dan Carlos Queiroz mempertanyakan proses VAR seusai pertandingan.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Maroko dan Belanda bersiap untuk laga berisiko tinggi di Monterrey
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Perdebatan soal pelatih Skotlandia dimulai setelah Clarke mundur
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Canada lolos ke babak 16 besar Piala Dunia setelah gol penentu Eustaquio di masa tambahan waktu
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Ancelotti menjaga fokus Brasil saat tantangan Jepang mendekat
    Redaksi1 mnt